Cermati teks berikut!Ada dua dimensi dalam pencirian keterancaman bahasa, yaitu jumlah penutur yang menggunakan bahasanya serta jumlah dan sifat penggunaan atau fungsi penggunaan bahasa. Suatu bahasa dikatakan terancam apabila semakin sedikit masyarakat yang mengakui bahasanya dan, oleh karena itu, bahasa itu tidak pernah digunakan ataupun diajarkan kepada anak-anak mereka. Selain itu, suatu bahasa dikategorikan terancam punah jika bahasa itu semakin sedikit digunakan dalam kegiatan sehari-hari sehingga kehilangan fungsi sosial atau komunikatifnya. Semakin kecil ranah penggunaan bahasa dalam masyarakat cenderung akan mempengaruhi persepsi pengguna bahasa akan kesesuaian penggunaan bahasa dalam fungsi yang lebih luas. Ringkasan teks tersebut adalah?

Cermati teks berikut!Ada dua dimensi dalam pencirian keterancaman bahasa, yaitu jumlah penutur yang menggunakan bahasanya serta jumlah dan sifat penggunaan atau fungsi penggunaan bahasa. Suatu bahasa dikatakan terancam apabila semakin sedikit masyarakat yang mengakui bahasanya dan, oleh karena itu, bahasa itu tidak pernah digunakan ataupun diajarkan kepada anak-anak mereka. Selain itu, suatu bahasa dikategorikan terancam punah jika bahasa itu semakin sedikit digunakan dalam kegiatan sehari-hari sehingga kehilangan fungsi sosial atau komunikatifnya. Semakin kecil ranah penggunaan bahasa dalam masyarakat cenderung akan mempengaruhi persepsi pengguna bahasa akan kesesuaian penggunaan bahasa dalam fungsi yang lebih luas. Ringkasan teks tersebut adalah?

  1. Suatu bahasa dikatakan terancam apabila semakin sedikit masyarakat yang mengakui bahasanya.
  2. Suatu bahasa dikategorikan terancam punah jika bahasa itu semakin sedikit digunakan dalam kegiatan sehari-hari.
  3. Suatu bahasa dikatakan terancam apabila bahasa itu tidak pernah digunakan ataupun diajarkan kepada anak-anak mereka.
  4. Semakin kecil ranah penggunaan bahasa dalam masyarakat cenderung akan memengaruhi persepsi pengguna bahasa.
  5. Dua dimensi pencirian keterancaman bahasa yaitu jumlah penutur dan bahasa yang semakin sedikit digunakan.

Baca Juga :  komunikasi yang baik antara guru dan siswa, salah satunya, dapat terindikasi dari adanya proses tanya-jawab. Perhatikan cuplikan dialog tanya-jawab berikut:Pak Yono: “Anak-anak, hari ini kita akan belajar tentang peta. Siapa yang sudah pernah menggunakan peta?”Budi: “Saya, Pak!”Pak Yono: “Bagus. Yang lain bagaimana?”Reni: “Saya juga sudah pernah, Pak!”Pak Yono: “Bagus sekali. Wah, sudah banyak ya yang pernah. Budi, pada saat kamu menggunakan peta, apakah kamu melihat legendanya?”Budi: “Tidak, Pak.”Pak Yono: “Tapi kamu sudah tahu belum apa itu legenda pada peta?”Budi: “…”Pak Yono: “Nah, tidak apa-apa. Hari ini kita akan mempelajari bagian-bagian pada peta. Salah satunya adalah legenda.”Terkait kualitas pada proses tanya-jawab di atas, ada beberapa poin evaluasi yang bisa dikembangkan:A. Guru perlu menggali lebih dalam informasi yang sudah diketahui siswa.B. Guru perlu menggunakan intonasi yang baik untuk menarik perhatian siswa.C. Guru perlu memulai tanya-jawab dengan bantuan media, seperti membawa langsung contoh peta.D. Guru perlu mengaitkan informasi yang sudah siswa ketahui dengan materi yang akan diajarkan.E. Guru perlu memberikan siswa waktu untuk menjawab pertanyaan guru.Poin evaluasi yang paling tepat untuk diberikan kepada Pak Yono adalah?

Baca Juga  Pada masa Walid bin Abdul Malik dibangun sebuah Masjid Damaskus hasil karya arsitek terkenal yang bernama?

Jawaban: E. Dua dimensi pencirian keterancaman bahasa yaitu jumlah penutur dan bahasa yang semakin sedikit digunakan..

Dilansir dari Ensiklopedia, cermati teks berikut!ada dua dimensi dalam pencirian keterancaman bahasa, yaitu jumlah penutur yang menggunakan bahasanya serta jumlah dan sifat penggunaan atau fungsi penggunaan bahasa. suatu bahasa dikatakan terancam apabila semakin sedikit masyarakat yang mengakui bahasanya dan, oleh karena itu, bahasa itu tidak pernah digunakan ataupun diajarkan kepada anak-anak mereka. selain itu, suatu bahasa dikategorikan terancam punah jika bahasa itu semakin sedikit digunakan dalam kegiatan sehari-hari sehingga kehilangan fungsi sosial atau komunikatifnya. semakin kecil ranah penggunaan bahasa dalam masyarakat cenderung akan mempengaruhi persepsi pengguna bahasa akan kesesuaian penggunaan bahasa dalam fungsi yang lebih luas. ringkasan teks tersebut adalah dua dimensi pencirian keterancaman bahasa yaitu jumlah penutur dan bahasa yang semakin sedikit digunakan..

web temakuis